Ingin Sendiri

May 22, 2008

Adakalanya aku ingin sendiri, benar-benar sendiri, menikmati kesendirian. Adakalanya aku membutuhkan privacy itu.

Atau sekedar menikmati rasa sepi itu, tanpa hinggar binggar, tanpa ada celoteh sana-sini, tapa ada……

Namun ketika aku tak dapat menikmatinya, masih pastaskan aku tertawa. Masih pastaskah aku tersebut ketika aku tidakdapat menikmati kebersamaan itu???

Aku membutuhkan kebersamaan itu, sangat membutuhkannya, tapi tidak setiap saat harus bersama, tidak setiap saat harus berkumpul.

Tapi masih pantaskah aku memiliki keinginan-keinginan itu, sedangkan aku sudah ada dalam ruang publik area. Atau memang sudah dibuat demikian….entahlah…


Pesta dalam Keterpurukan

May 22, 2008

Spektakuler, mungkin itu yang akan terucap ketika kita menyaksikan televisi tanggal 20 mei malam kemarin. Ya semua stasiun telebisi menyiarkan secara langsung acara peringatan 100 tahun Hari kebangkitan Nasional dengan tema “Indonesia Bisa”

Tapi apakah perayaan tersebut tidak menghambur-hamburkan uang rakyat? Berapa milyar rupiah yang harus dikeluarkan di tengah rakyat sedang terpuruk. Ditengah rayat sedang menderita karena harga-harga naik? Milyaran rupiah itu bukankah bisa untuk rakyat?

Lantas apa gunanya pesta tersebut, selain menambah penderitaan rakyat. Daripada pemerintah bebicara mlulu soal kenaikan BBM, apa salahnya milyaran rupiah itu untuk mensubsidi rakyat.

Heran dimana pikiran orang-orang yang duduk di lembaga perwakilan rakyat itu. Dimana pula pikiran Presiden dan wakil presiden. Mereka berpesta diatas penderitaan rakyat.

Apakah memang begitu kelakuan seorang pemimpin. Mengadakan pesta yang spektakuler di atas penderitaan rakyat. Pemimimpin model apa itu……


Laperrrrrrrr

May 14, 2008

Dari tadi perutku juga minta diisi, tapi aku tak beranjak juga untuk mengisinya. Sudah lapar…tapi entah menggapa aku masih duduk saja disini.

Sesekali aku lihat jam yang terus berputar, aku pikir bentar lagi tanggung. Tapi dari “bentar lagi” itu menjadi lama juga.

Yah akhirnya perut ini semakin lama dan ingin cepat-cepat diisi. Tapi sekali lagi aku berfikir “bentar lagi tanggung”

Sudah hampir 3 jam aku duduk disini. Beberapa pekerjaanpun telah terselesaikan, walau belum tuntas. Ya itung-itung nyicil kerjaan. Ya kalau tidak begini aku rasa aku tidak akan dapat menyelesaikan semua kerjaan ini.

Sekali lagi perutku berbunyi, untung tak ada yang mendengarnya. Kembali aku lihat jam…teryata memang sudah saatnya makan….ya udah makan ahhhhhhhhh